Kamis, 13 Mei 2010




Nama : Jason Thomas Mraz
Tanggal Lahir : 23 Juni 1977
Asal : Mechanicsville, Virginia
Genre : Cadas, Lagu pop, alternatif, blue-eyed soul
Pekerjaan : Penyanyi Pencipta lagu, Pemusik
Instrumen : vokalis, gitaris, mandolin, ukulele
Tahun aktif : 1999–sekarang
Perusahaan rekaman : Atlantic (2005-sekarang), Elektra (2002–2005)
Situs web : www.jasonmraz.com
Nama : Jason Thomas Mraz
Tanggal Lahir : 23 Juni 1977
Asal : Mechanicsville, Virginia
Genre : Cadas, Lagu pop, alternatif, blue-eyed soul
Pekerjaan : Penyanyi Pencipta lagu, Pemusik
Instrumen : vokalis, gitaris, mandolin, ukulele
Tahun aktif : 1999–sekarang
Perusahaan rekaman : Atlantic (2005-sekarang), Elektra (2002–2005)
Situs web : www.jasonmraz.com

Rabu, 05 Mei 2010

sejarah badminton


Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Tiongkok.

Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat China, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring/net dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul “Badminton Battledore – a new game” (”Battledore Bulutangkis – sebuah permainan baru”). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort’s di Gloucestershire, Inggris.

Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.


Lin Dan ini mempunyai nama panggilan yaitu Lin. Lin ini Lahir di Fujian RRC, 14-10-1983. Dia bermain pada tunggal putra.Dan ia bermain menggunakan tangan kiri atau kidal.Lin ini mempunyai tinggi 1,78 m dan mempunyai berat sekitar 78 kg.Lin ini sudah memenangkan turnamen.Sempat pada Okteber,2006 Lin Dan dapat kembali ke posisi 1, setelah sempat dikalahkan oleh Lee Chong Wei.

SEJARAH TAMAN KARYA MADYA KEBUMEN

Sekilas Tentang SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen


SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen merupakan sekolah yang berada di bawah Majelis Luhur Yayasan Perguruan Tamansiswa Yogyakarta. pada awalnya Perguruan Tamansiswa Cabang Kebumen hanya memiliki satu bagian yaitu Taman Dewasa (SMP) yang didirikan oleh para gerilyawan yang turun gunungpada tahun 1950, dengan hanya memiliki satu kelas dengan meminjam rumah di Jl. Klenteng sebagai ruang kelas. Baru pada tahun 1951 Perguruan Tamansiswa Cabang Kebumen diresmikan sebagai Cabang Persatuan Tamansiswa yang berpusat di Yogyakarta dengan nomor 31.
























Taman Dewasa ( SMP ) pada tahun 1951 mulai berkembang dengan menggunakan lokasi di Jl. Klenten dan Jl. Merdeka sebagai ruang kelas. Setelah dapat membeli puing - puing di Jl. Merdeka 41 dan kemudian diperbaiki, sekarang kita kenal dengan Jl. Mayjen Sutoyo 9. Pada tahun 1958 Perguruan Tamansiswa Cabang Kebumen membuka bagian baru yaitu Taman Madya ( SMA ), akan tetapi mengalami kemunduran. Kemudian untuk mengembangkan cabang, maka pada tahun 1968 Taman Dewasa ( SMP ) beralih fungsi menjadi Taman Karya Dewasa ( ST ) dan mendapat limpahan siswa dari ST Pancasila.

Pada tanggal 1 Januari 1968 didirikanlah Taman Karya Madya Teknik ( STM ), yang diawali dengan membuka jurusan Bangunan Gedung dan memperoleh 2 kelas. pada tahun 1971 dibukalah jurusan baru yaitu jurusan Listrik. Pada tahun 2001 / 2002 SMK Taman Karya Madya Teknik membuka jurusan baru yaitu Teknik Mesin dengan program keahlian Teknik Mekanik Otomotif. setelah Perguruan Tamansiswa menyediakan lokasi baru di Jl. Cincin Kota No. 18 Karangsari, Kebumen, ternyata jurusan baru ini menyedot animo masyarakat yang cukup besar. Pada awal tahun 2001 siswa baru mencapai 7 kelas. dan pada tahun pelajaran 2006 / 2007 dapat menerima siswa sebanyak 20 kelas yang merupakan pencapaian terbesar dengan perincian 2 kelas Teknik Instalasi Listrik dan 18 kelas Teknik Mekanik Otomotif.

Pada tahun pelajaran 2008/2009 telah menambah ruang kelas untuk siswa sebayak 20 kelas dan pada tahun pelajaran 2009/2010 mendapatkan pendaftar Siswa sebanyak 20 kelas.

Selasa, 20 April 2010

Rabu, 31 Maret 2010

Kisah band St 12

`

”Tetap ada unsur Melayunya,” kata pria yang memiliki cengkok vokal Melayu ini.
Charly mengungkapkan lagu yang dihadirkan dalam versi disko berjudul Cinta Jangan Dinanti-nanti. Selanjutnya tembang bertajuk Saat Kau Jauh (S.K.J) dikemas secara reggae. Selain kedua lagu tadi, masih ada dua lagu lagi yang dihadirkan dalam konsep baru ST 12. Kedua lagu tersebut berjudul saat terakhir dan Cinta Tidak Direstui. ”Keduanya kita hadirkan dalam konsep slow akustik. Artinya kita tidak hanya menghadirkan permainan akustik itu sebagai pembukanya saja, tetapi disajikan secara full akustik.”

Single andalanUntuk album kedua ST 12 justru menempatkan single berjudul Puspa sebagai lagu andalannya. Puspa ini merupakan kependekan dari Putuskan Saja Pacarmu. Tembang ini, kata Pepep, masih tetap ST 12 banget. ”Musikalisasinya masih tetap warna musik ST 12 asli dan masih terus dipertahankan. Saat orang mendengar lagu ini, maka mereka akan bisa mengenali bahwa ini adalah ST 12.”

Sebagai lagu andalan, Trinity Optima Production selaku label recording tempat ST 12 bernaung, secara khusus langsung membuatkan video klip untuk single Puspa. Dalam video klip ini dihadirkan aktris Luna Maya sebagai modelnya.

Charly menceritakan peran Luna dalam video klip Puspa ini sebagai perempuan yang sudah memiliki kekasih. ”Tetapi saya menyuruh dia agar memutuskan pacarnya, lalu saya meminta kepada dia untuk bilang I Love You kepada saya,” kata pria ini sambil tersipu malu saat menceritakan konsep dari video klip Puspa ini.

Sementara, Luna Maya, yang duduk di dekat ketiga personel ST 12, menjelaskan tentang perannya di video klip terbaru ST 12. ”Ini kan tuntutan profesionalisme kerja saja,” katanya singkat.

Untuk video klip Puspa ini, ST 12 dan Trinity memberikan kepercayaannya kepada sutradara Guntur. Clippers muda ini sebelumnya pernah menggarap video klip ST 12 yang berjudul Rasa yang Tertinggal. Sementara itu debut album ST 12 yang dilansir tiga tahun silam berjudul Aku Tak Sanggup Lagi menorehkan prestasi penjualan lebih dari 300 ribu keping.

Berkat penjualan tersebut, pihak Trinity memberikan penghargaan double platinum kepada grup yang menyingkat ST 12 dari nama lokasi di kawasan Bandung, yakni Stasiun Timur Nomor 12.

Walau kehilangan seorang personel, ST12 mampu bertahan dan mendulang sukses di album perdananya. Ciri khas ST 12 yang membawakan lagu melayu memang terasa mantap dibawakan Charly, sang vokalis, memang menjadikan ST12 band yang berkarakter.

album kedua ST12 ini banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Kuping orang Indonesia mudah menyerap lagu-lagu dari ST12. Terbukti dalam waktu tiga bulan saja band ini berhasil menggondol Double Platinum. Selain copy albumnya menembus angka penjualan 150 ribu, RBT-nya pun diunduh sebanyak 1 juta.Kenang Iman Rush

JAKARTA INDONESIA,
KESETIAKAWANAN menjadi pedoman yang dipegang teguh oleh kelompok musik pop asal Bandung, ST12, ini dibuktikannya (Jumat, 4 Juli 2008), di Jakarta. Lewat acara launching album terbaru mereka bertajuk “PUSPA”, ST12 mencurahkan perasaannya kepada penonton tentang mendiang kawannya yang telah meninggal dunia, Iman Rush.

ST12 adalah grup band yang memiliki formasi awal dengan empat personel; Charly (vokal), Pepep (dram) dan Pepeng (gitar),dan Iman Rush (gitaris). Setelah ditinggal Iman Rush, ST12 tetap eksis berkarya dengan dukungan beberapa personal tambahan (additional player).

Dalam album teranyarnya, ST12 mengandalkan tembang “PUSPA” dan “Saat Terakhir” untuk meraih hits diblantika musik Indonesia. Diakui Charly, lagu “Saat Terakhir” merupakan persembahan ST12 untuk kawan mereka yang telah meninggal, Iman Rush.
Dalam konser sekaligus launching semalam, tak bisa dipungkiri, personel ST12 larut dalam kesedihan. Pemicunya adalah lagu “Saat Terakhir” yang membuat sang Vokalis meneteskan air mata.

Sebenarnya lagu “Puspa” bukan lagu dengan intonasi lambat dan mendayu-dayu, seperti kebanyakan lagu sedih. Lagu Puspa yang dibawakan sempurna oleh ST12 memiliki irama riang ala chacha. Liriknya pun jenaka. Simak saja syairnya; “Jangan jangan kau menolak cintaku, jangan-jangan kau tak trima cintaku. Putuskanlah saja pacarmu, lalu bilang I Love You padaku,” begitu penggalan lirik bagian reffrain lagu itu.
Bagi seluruh personel ST12, Iman Rush adalah sosok yang baik dan setia kawan. “Iman adalah pedoman hidup dan inspirator kami,” ujar Pepep.{STSETIA/FEBRI}